Bencana Melanda di Awal 2021, Pengungsian Bukan Solusi Akhir

SEMARANG-Banyaknya bencana alam yang terjadi pada awal tahun 2021 di berbagai daerah di Indonesia mengundang keprihatinan dan simpati banyak pihak. Yakua sebagai sebuah yayasan yang fokus pada pendidikan, kemanusiaan, dan da’wah juga ikut mengambil bagian dalam misi kemanusiaan untuk meringankan beban para korban bencana.

Para dermawan yang tergabung dalam wadah Sahabat Yakua menggalang infaq untuk disalurkan kepada korban bencana banjir di Semarang dan gempa di Sulawesi Barat. Infaq yang tergalang sebesar Rp 11.045.678 telah disalurkan secara tuntas.

Penyaluran infaq dilaksanakan secara langsung oleh para relawan mitra Yakua yang berada di lokasi bencana: Sunaryo Adhiatmoko (Mamuju), Abd Rajab (Mamuju), dan Amur Yudha Prihanto (Semarang). Dalam acara Silaturahmi Sahabat Yakua secara daring pada hari Ahad (24/1) para relawan melaporkan jalannya aksi kemanusiaan dan menyampaikan refleksi.

Sunaryo Adhiatmoko yang merupakan seorang relawan senior menuturkan kompleksitas penanganan korban bencana di Mamuju, Sulawesi Barat. Ia menyampaikan bahwa membantu korban bencana gempa harus dilakukan dengan langkah-langkah yang tepat dengan fokus untuk segera mengembalikan para korban ke tempat tinggal asal, membangun kembali rumah-rumah mereka yang roboh, dan melanjutkan kehidupan. Ia menekankan bahwa pengungsian bukan merupakan solusi akhir bagi korban bencana. Semakin lama pengungsi berada di lokasi pengungsian, semakin banyak masalah baru yang akan mereka hadapi.

Sementara itu, Amur Yudha Prihanto yang memimpin tim relawan pada aksi kemanusiaan untuk bencana banjir di Kel. Meteseh, Kec. Tembalang, Semarang melaporkan rincian kegiatan dan juga kesan yang diperoleh di lapangan. Amur menuturkan, “Kita membantu para korban untuk membersihkan rumah-rumah mereka yang terendam banjir dan tegenang lumpur. Kita juga menyampaikan bantuan berupa bahan dan peralatan kebersihan dan makanan. Warga yang dibantu merasa terharu dan sangat berterima kasih kepada para relawan.” Amur juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara relawan yang membantu para korban di lokasi bencana dengan para dermawan yang berinfaq untuk membiayai misi kemanusiaan.

Home

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *