Sang Penyeru Sholat yang Menginspirasi

USTADZ SYAMSUDIN: Selama 24 tahun mengabdi dengan tulus ikhlas menjadi muadzin dan imam cadangan di Masjid Raya Candi Lama, Semarang


Yakua: Hibah Umroh untuk Pejuang Da’wah 2019

Ustadz Syamsudin dari Boyolali
SANG PENYERU SHOLAT YANG MENGINSPIRASI

Ustadz Syamsudin (56 th) dari Ds. Ngroto, Kec. Simo, Kab. Boyolali adalah seorang pelayan ummat yang menginspirasi. Selama 24 tahun (1994-sekarang), ia menjadi muadzin, imam cadangan, dan pemelihara Masjid Raya Candi Lama (Jl. dr. Wahidin 109 Semarang).

Hidup jauh dari keluarga dalam keadaan ekonomi yang pas-pasan tidak menyurutkan semangatnya untuk melayani jamaah. Ustadz Syamsudin menafkahi keluarganya dengan menjadi guru honorer di sebuah SD Islam di daerah Jangli dengan gaji yang sangat kecil.

Totalitas, keikhlasan, dan kesungguhan pengabdiannya di Masjid sudah terbukti. Bahkan pada tahun 1995, Ustadz Syamsudin pernah terluka parah karena terjatuh dari atap Masjid saat melakukan pekerjaan perbaikan. Luka akibat terjatuh tersebut ditambah penyakit gula yang dideritanya melemahkan fisiknya. Meski demikian, pengabdiannya dalam melayani jamaah tidak pernah surut hinggi hari ini.

HIBAH UMROH UNTUK USTADZ SYAMSUDIN
Yayasan Khairul Ummah Amanah (Yakua) akan memberikan penghargaan kepada Ustadz Syamsudin berupa hibah umroh.

Keberangkatan: 18 Februari 2019
Biro Umroh: Al-Fata (Jl. Gajah Raya No 28 Ruko A 9 Gajah Plaza, Sambirejo, Gayamsari, Semarang)
Biaya: Rp 19.000.000
(termasuk biaya paket umroh, passport, vaksinasi meningitis, visa biometric, dan uang saku)
Batas waktu pembayaran: 18 Januari 2019

KESEMPATAN BERINFAQ
Mari kita bersama-sama meraih pahala Allah, berinfaq untuk memberangkatkan Ustadz Syamsudin ke Tanah Suci.

Transfer:
Bank Muamalat Cab. Semarang
No. Rek. 5010114023
a.n. Khairul Ummah Amanah YYS

Kirim bukti transfer ke:
WA 08157734920 (Rohani)
Donatur akan mendapatkan laporan.

CONTACT PERSON
Pendamping Jama’ah: H. Ari Puji Waluyo, SE (+6281325919977)
Penanggung Jawab: H. Rohani, S.Pd, MA  (+628157734920) 

Harta yang Kita Infaqkan akan Dibalas oleh Allah SWT Berlipat Ganda 
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah (2): 261)

Home